Rumah Yang Lupa Menyambut Pagi
Rumah itu masih berdiri,
namun jendelanya enggan terbuka.
Cahaya datang setiap hari,
lalu pulang tanpa sempat disapa.
Di sudut ruang,
jam dinding tak pernah lelah berdetak.
Seolah hanya ia satu-satunya
yang masih tetap setia tuk tinggal.
Ada tawa yang pernah singgah,
lalu pergi tanpa pamit.
Kini dinding-dinding
lebih pandai menyimpan sunyi.
Barangkali bukan pagi
yang lupa datang.
Rumah ini sudah terlalu lama.
Penulis: Citra Allaeida Zahira
Penyunting; Reka Syawal purnama
Editor desain: Citra Allaeida Zahira


