projustitiaunsoed.com

Rumah Yang Lupa Menyambut Pagi

Rumah Yang Lupa Menyambut Pagi

Rumah itu masih berdiri,

namun jendelanya enggan terbuka.

Cahaya datang setiap hari,

lalu pulang tanpa sempat disapa.

Di sudut ruang,

jam dinding tak pernah lelah berdetak.

Seolah hanya ia satu-satunya

yang masih tetap setia tuk tinggal.

 

Ada tawa yang pernah singgah,

lalu pergi tanpa pamit.

Kini dinding-dinding

lebih pandai menyimpan sunyi.

Barangkali bukan pagi

yang lupa datang.

Rumah ini sudah terlalu lama.

 

Penulis: Citra Allaeida Zahira

Penyunting; Reka Syawal purnama

Editor desain: Citra Allaeida Zahira

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *